Era Baru Taekwondo Dikejuaraan ADIWIRA NUSANTARA 2026, Medan


PBTI Series 2026 PBTI Series 2026

Medan, 12 April 2026

Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) akan menggelar Kejurnas Taekwondo Indonesia di Medan yang bertajuk “ADIWIRA NUSANTARA”. Kejuaraan Nasional ini dilaksanakan di Kota Medan dari tanggal 17 hingga 19 April 2026. Diketahui Kejurnas ini banyak diikuti oleh kontingen-kontingen dari provinsi yang ada di pulau Sumatera. Namun oleh karena kejurnas tersebut bersifat open tournament, puluhan Dojang di Sumatera Utara juga turut ambil bagian.

Lihat : KSATRIA NUSANTARA PBTI SERIES 2 “Road To 8 th ASIAN TAEKWONDO INDONESI… | ksatria nusantara taekwondo | TikTok

Salah satu diantara Dojang di Sumatera Utara yang menurunkan atlit nya untuk berlaga dalam Kejurnas tersebut adalah PAB Manunggal. Dojang ini di asuh oleh Sabomnim Alpasya Reifa Agung, Penyandang Dan III Kukiwon Taekwondo. Atlit nya yang akan turun bertanding pada kejuaraan tersebut berada pada klasifikasi Pracadet dan Cadet Putra dan Putri. “Bagus ini pertandingan, karena memberi kesempatan berlaga bagi pemula usia dini”, tutur nya.

Dari Sabomnim Pasya (panggilan akrabnya) diketahui ada bentuk baru dari sistem pendaftaran pertandingan ini. “Awalnya terasa ribet juga, apalagi bagi yang tidak terbiasa dengan urusan aplikasi-aplikasian di internet”, tuturnya. “Misalkan pembuatan akun bagi atlit, ini jelas hal baru, benar-benar baru dan mendorong pikiran muter terus”, infonya sambil tersenyum. 

Baca : Taekwondo Fakar Team Sukses Gelar Try Out Bagi Para Atlitnya

Namun Sabomnim Pasya mengatakan dia melihat PBTI sedang mendorong Taekwondo kedepan lebih modern di era digitalisasi saat ini. “Awalnya proses pendaftaran terasa sulit, namun lambat laun semua akan mengetahui kemudahannya dikemudian hari”.  Sabomnim yang bertubuh besar ini juga melihat ada keprofesinalitasan yang akan terbangun pada para atlit dengan sistem tersebut. “Saat ini akun masih dipegang pelatih, namun jika nanti akun sudah di pegang atlit, baru terlihat keprofesionalitasannya sempurna” 

Kemoderenan ini menurut Sabomnim Pasya, memungkinkan atlit untuk berpindah-pindah dojang. “Tidak hanya itu, atlit juga tinggal pilih gabung ke Dojang mana ketika hendak bertanding”, ucapnya. “Namun itu bisa terjadi mulus jika semua Dojang sudah berpemikiran profesional melihat atlit yang berlatih selayaknya membeli barang”, tambahnya. “Sesuai aturan, Atlit bebas untuk pindah Dojang, apalagi jika dilihat dari sisi dia membayar pendaftaran dan juga bayar iuran bulanan”, tegasnya. Lanjutnya, “dari sisi bayar-berbayar ini, Atlit jelas berhak pindah Dojang, dan Dojang tidak bisa menahan sang Atlit jika hendak pindah”.

Baca Juga : Event Taekwondo Indonesia

Menurut Sabomnim Pasya, ketika atlit hendak bertanding dari Dojang yang diinginkannya, sang atlit tinggal memenuhi administrasi perpindahan saja. “Tinggal urus surat menyurat kepindahan antar Dojangnya saja, lalu beres lah sudah, tinggal terbang ke Dojang baru”, tuturnya sambil tersenyum. “Dan ketika saat itu tiba, Taekwondo sudah tidak mengenal lagi istilah murid durhaka atau murid penghianat karena pindah Dojang”, tambahnya.

Menurut Sabomnim Pasya, aplikasi SIMPBTI akan terus mengalami penyempurnaan, dan arahnya pasti menuju Taekwondo yang lebih moderen. “Pasti itu, SIMPBTI itu akan terus disempurnakan menjadi semakin baik dan semakin profesional. Dan akan tiba massanya dimana atlit tidak susah pindah Dojang, dan dapat mendaftarkan dirinya sendiri nantinya pada satu kejuaraan”, ucapnya yakin.

Ia berharap setiap insan Taekwondo dapat segera menyesuaikan diri dengan kemajuan tersebut dengan perlahan-lahan. “Wong sistem pertandingan yang berubah, semua bisa ikut kok pelan-pelan, tuturnya sambil tertawa. Pada akhir wawancara dengan nya, Sabomnim Pasya berharap pengurus dapat terus menunjukkan keprofesionalismeannya, agar menjadi contoh bagi insan Taekwondo. “Selamat Bertanding saya ucapkan bagi atlit atlit Sumatera Utara, semoga berhasil sesuai harapan masing-masing”, ucapnya sambil mengepal tangan. (yig)

TC Bersama Sabomnim Alpasyha Reifa Agung
TC Bersama Sabomnim Alpasyha Reifa Agung
What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top