Hardiknas 2026, Rara : Kabupaten Perlu Bangun Kampus Sendiri


Zahara Zahara

Medan, 26 April 2026

Sebentar lagi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) akan tiba. Evaluasi akan kondisi pendidikan Indonesia saat ini menjadi hal yang menarik dalam menyambut Hardiknas tersebut. Gerakanmerdeka.com berkesampatan mewawancarai aktifias mahasiswa di Medan yang bernama Zahara. Dia yang disapa akrab dengan panggilan Rara, Sabtu itu berhasil ditemui gerakanmerdeka.com di Kantor LBH Medan. Infonya dia sedang mengikuti persiapan aksi Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional.

Baca : “Janji Manis Pendidikan Gratis”, Refleksi Di Hardiknas 2025

Rara adalah Ketua Liga Mahasiswa Indonesia Untuk Demokrasi (LMID) Kota Medan. Dia dan rekannya selama ini aktif melakukan kerja-kerja pendampingan di sektor buruh yang ada di Sumatera Utara. Menurutnya, mayoritas mahasiswa setelah tamat maupun yang tidak tamat akan mengejar status untuk menjadi buruh. “Untuk itu, mahasiswa dan buruh harus dilihat seperti Anak dan Bapak, dimana keduanya harus saling melengkapi”, ucapnya tertawa.

Menurut Rara, rata-rata orang tua dari para mahasiswa juga buruh. “Orang tua kami mahasiswa banyakan buruh lo, jadi harus turut lah mahasiswa berjuang pada permasalahan buruh”, ucapnya mantap. Hal inilah yang menjadi pemahaman organisasi nya (Rara)  LMID sehingga anggotanya semua berada di basis buruh. “Kami memilih berada bersama buruh dalam berjuang, karena kami anak kandung kaum buruh”, ucap Rara.

Baca Juga : Lagi, Terbukti Serikat dan Buruh Harus Laksanakan Pendidikan

Organisasi LMID sendiri terus meneriakkan pendidikan gratis hingga perguruan tinggi bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan karena itu Rara menyampaikan desakan dari organisasinya agar semua Kabupaten dan Kota membangun kampus sendiri. “Kan bisa dibuat sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), jadi haruslah dibuat kalau orientasinya memang mencerdaskan bangsa”, tegasnya. Dalam aksi Mayday dan Hardiknas yang akan datang dia menyatakan akan ucapkan hal tersebut dalam orasinya.

Menurut Rara, di Sumatera Utara sendiri banyak kabupaten dan kota yang harus berjam-jam untuk tiba di Ibu Kota Provinsinya. Dan hal tersebut membuat banyak lulusan SMA tidak dapat berkuliah ke Medan akibat biaya yang besar karena harus tinggal di Kota Medan. “Coba kampus ada di tiap kabupaten maupun kota, gak perlu jauh belajar ke Medan kawan-kawan yang di Nias, Labusel, Tapsel dan lainnya”, ucapnya.

Rara mengatakan hal ini harus terwujud di Indonesia kalau rakyat mau segera dicerdaskan oleh negara. “Hayolah, apalagi, jangan lama lama, kalau sudah bicara pendidikan harus gercep lo para pemimpin”, ucap Mahasiswa Fakultas Hukum ini. Namun Rara juga mengatakan ini bukan hanya kepentingan pemerintah, namun juga kepentingan para pelajar. “jadi tuntutan ini harus digaungkan juga oleh para pelajar SMA, untuk mengejar pemerataan pendidikan tinggi”, sarannya.  

Baca Juga : Anto Gondrong: “PHK 2 KALI, HAK PHK PUN CAIR DIBAYAR 2 KALI”

Untuk aksi Mayday dan Hardiknas, Rara dan rekan-rekannya di LMID Kota Medan akan turut aksi ke jalan. “Kami akan turut aksi kejalan bersama buruh, kami akan suarakan apa yang terjadi saat ini pada sektor buruh dan mahasiswa”, infonya. “Kami harus kejalan, agar masyarakat luas paham dan tercerahkan, dan agar pemerintah juga mendengar”, ungkapnya. Ditanya tentang apakah harus kejalan menyampaikan hal tersebut, Rara menjawab mantap, “Ya, harus kejalan”. Lanjutnya, “Itu semua karena pemerintah menunjukkan hanya mau mengabulkan tuntutan rata-rata ketika massa aksi berjumlah besar ke jalan. Itu pengalaman yang kami lihat”, ucapnya.

Mayday 2026 kali ini Rara bersama LMID nya akan turut aksi bersama AKBARSU. Akbarsu yang merupakan aliansi masyarakat sipil di Sumatera Utara yang sudah berdiri lama memang setiap mayday turun aksi bersama seluruh anggota aliansinya. Saat berita ini diturunkan, Akbarsu telah menyiapkan surat pemberitahuan demonstrasi nya, yang akan disampaikan hari Senin ke Polda Sumatera Utara. (yig)

Zahara
Zahara
What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top