Di Selekcab Taekwondo Langkat, “Ini El, Bukan Kaleng-Kaleng”


Tiga Point El Dari Head Guard Akbar Tiga Point El Dari Head Guard Akbar
Stabat, 5 Agustus 2026
 
Bukan Kaleng-Kaleng, adalah salah satu istilah anak gaul di Sumatera Utara. Hal ini biasanya menjadi ungkapan ketika seseorang ingin menekankan keberadaan nya atau orang lain yang patut diperhitungkan. Dan itu biasanya diucapkan dengan penekanan yang cukup kuat dan bervolume tinggi.
 
Istilah tersebut ternyata terdengar juga di Seleksi Atlit Taekwondo Kabupaten Langkat pada Minggu 26 Juli 2026. Kala itu, dari meja juri diteriakkan panggilan pertama hingga ketiga untuk partai Junior yang mempertemukan Akbar melawan El Sarawi. Akbar VS El Sarawi dipertemukan kembali setelah dua bulan sebelumnya El harus menerima kekalahan dari Akbar.
 
Suporter El terlihat seolah ingin turun kelapangan juga membantu El. Namun, hanya teriakan suporter saja yang dapat masuk kelapangan mendampingi El guna menghadapi Si Jangkung Akbar. “Hayo El……..”, teriak supertor yang teridentifikasi adalah para orang tua dari Dojang Hasaku tempat El berlatih. Sebagai informasi, Dojang Hasaku memang merupakan Dojang Taekwondo yang terlihat memiliki para orang tua atlit yang kompak. Hal ini tentunya sangat menambah kepercayaan diri atlit dan patut di tiru oleh dojang lainnya.
 
 
El yang terlihat sangat nyata kalah jangkauan dari Akbar, sangat tak meyakinkan dapat mengalahkan Sijangkung Akbar sore itu. Namun El tetaplah El, anak muda yang selalu memasang mode senyum ini tidak sedikitpun terlihat takut dan tak juga terlihat bersemangat. Sungguh penampilan yang jarang terlihat dikalangan atlit Langkat. “Gak tau kita apa dipikiran anak ini”, ucap salah seorang penonton bingung menilai tampilan El.
 
Namun hal tersebut berbeda dengan Sijangkung Akbar. Kepercayaan diri terlihat cukup jelas terpancar dari wajah atlit andalan dari Dojang SAL tersebut. Sepertinya kekalahan El dua bulan lalu membuatnya yakin El tidak akan memiliki perkembangan siknifikan untuk diantisipasi. Tampilan gagah dari Akbar meyakinkan mayoritas penonton bahwa akan sangat sulit bagi El untuk mencuri point dari Akbar. Sungguh persentase terbesar kemenangan hari itu berada ditangan Akbar. 
 
Saat wasit mengangkat tangan tanda pertarungan sudah dimulai, Akbar seperti biasa menjulurkan kaki panjangnya mengincar kepala El. Dan seakan hafal dengan gaya bertarung Akbar, El pun tenang menghindarinya dengan mundur dan mencoba membalas dengan tonjokan. Berkali-kali tabrakan badan terjadi diantara kedua atlit masa depan Langkat tersebut. Hingga disaat kesekian kalinya terjadi tabrakan badan, dengan cepat kaki El menyambar Head Guard Akbar. “Ini El, bukan Kaleng-Kaleng !!!”, teriak salah satu suporter sambil bertepuk tangan.
 
Akbar pun tidak tinggal diam, dia terus mencoba menjulur kan kaki panjang nya mengincar kepala El. Namun cara yang tidak berubah tersebut dihadapi El dengan melaga kaki Akbar dengan step 9 atau tendangan Pekta Chaginya. Alhasil, satu persatu point tonjokan El menambah nilai bagi El. El tetap konsisten paska benturan tersebut untuk langsung melompat menonjok Body Protector Akbar. Sungguh kecerdikan yang luar biasa dalam memotong jarak menjadi lebih dekat.
 
 
Babak Pertama berlalu. Dan memasuki babak kedua terlihat Akbar lebih agresif mengincar kepada El. Namun jelas terlihat tidak ada perubahan pada tehnik Akbar, yang berakibat bertambahnya point El lewat tonjokkan yang masuk satu persatu. Di babak kedua ini, kedua atlit masa depan Langkat tersebut secara bergantian berhasil menendang Head Guard lawannya. Berkali kali  hal ini terjadi hingga menyebabkan banyaknya point tertera dilayar informasi tentang point atlit.
 
Kali ini El memang tidak Kaleng-kaleng, kekalahan dua bulan lalu menjadi pelajaran berharga buatnya untuk mengenal Akbar. Dan dengan kondisi Akbar yang tidak merubah cara mainnya, atlit mode senyum tersebut (El) berhasil mengunggulinya. Akbar kalah ditangan El langsung dua babak sekaligus. Luar biasa, ketenangan pun menjadi kunci keberhasilan Super El dalam mengungguli Akbar. 
 
Tidak berhenti disitu. Cara El meredam Akbar perlu menjadi contoh bagi atlit Langkat dikala bertemu atlit yang jangkauannya lebih panjang. Super El tidak hanya mengungguli Akbar, namun memberi pesan buat semua penonton akan pentingnya ketenangan dalam bertanding. Bravo Super El, dan selamat belajar lagi yang keras buat Akbar untuk mengalahkan Super El. (yig)
 
Kalah Jangkauan
What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top