Aroma Balas Dendam Jadi Sisi Lain Selekcab Taekwondo Langkat


Tendangan Memutar Aca
Stabat, 3 Agustus 2026
 
Kontingen Taekwondo Langkat dalam menghadapi Pekan Olah Raga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026 telah terbentuk. Kontingen hasil Seleksi Cabang (Selekcab) tersebut pun telah didaftarkan ke KONI Langkat pada tanggal 27 Juli 2026 lalu. Diketahui, ada 14 orang Taekwondoin yang didaftarkan Pengurus Taekwondo Langkat. Dan kesemuanya telah siap berlaga untuk mengharumkan nama Kabupaten Langkat.
 
Saat Selekcab di gelar pada tanggal 26 Juli 2026 lalu, seluruh atlit terbaik Kabupaten Langkat turut ambil bagian. Tidak hanya yang berdomisili di Kabupaten Langkat, atlit-atlit Langkat yang berdomisili diluar Kabupaten Langkat pun juga turun dalam selekcab tersebut. Dari sejumlah nama yang berdomisili di luar Kabupaten Langkat, ada nama Dwi Jayanti dan Raisa Bella didalamnya. Keduanya berdomisili di Kota Medan karena sedang menempuh pendidikannya masing-masing. Dwi J tercatat sebagai Mahasiswa Fakultas Tehnik Arsitek di Universitas Sumatera Utara. Dan Raisa Bella sendiri tercatat sebagai siswi SMA Negeri 15 Kota Medan.
 
 
Keduanya pun memiliki prestasi yang luar biasa dan tercatat sebagai atlit terbaik di Sumatera Utara. Dwi Jayanti tercatat merupakan atlit PON Sumatera Utara pada gelaran PON  2024 silam di Sumatera Utara. Sedangkan Bella sendiri tercatat sebagai Atlit PPLP Sumatera Utara yang belum pernah kalah selama bertanding di Sumatera Utara.
 
Selain mereka, ada atlit lain yang juga berdomisili di Kota Medan. Dia adalah Ajeng, Aca dan Rizky Rahim yang keduanya berkuliah di salah satu kampus swasta di Kota Medan. Dan dalam selekcab yang diadakan pada hari Minggu tersebut, keduanya berhasil lolos dan akan membawa nama Kabupaten Langkat pada Porprovsu 2026. 
 
Selekcab yang dilaksanakan dalam satu hari penuh tersebut, ternyata sarat dengan aroma balas dendam dan tak mau kalah. Tercatat, ada partai yang disebut sebagai partai balas dendam ditengah-tengah selekcab yang dilaksanakan Pengkab TI Langkat Juli lalu.
 
 
Saat pengeras suara memanggil Audrey VS Aca, para penonton langsung berbondong-bondong merapat ke lapangan pertandingan. Diketahui para penonton menjadi antusias menyaksikan pertandingan tersebut dikarenakan kentalnya aura balas dendam di laga itu. Audrey yang saat itu mewakili Langkat Hilir tercatat baru mengalahkan Aca pada Mei 2026 yang lalu. Dan Aca sendiri dilaga hari Minggu tersebut terlihat seolah menyimpan dendam yang harus dibalaskan sore itu juga kepada Audrey.
 
Aca mengatakan saat kekalahannya dengan Audrey dirinya memang sedang tidak siap untuk bertanding. Dia yang juga sedang menjalani pendidikan di luar Langkat harus melakoni latihan mandiri menghadapi pertandingan Mei lalu. Alhasil, Ia di kalahkan Audrey dengan mudahnya dalam 2 babak sekaligus. “Saya memang bertekat harus mengalahkannya saat Selekcab ini, dan saya sudah berlatih untuk menghadapinya”, ucap Aca. 
 
 
Kembali bertemu di kelas Under 46 Kg, Audrey masih diunggulkan dari Aca karena kekonsistenan nya dalam berlatih paska mengalahkan Aca. Sedangkan Aca sendiri, sama sekali tidak ada kabar tentang latihannya paska kalah dengan Audrey. Yang berbeda dilaga kali ini dalam laga mereka adalah peralatan tanding yang digunakan. Dahulunya Aca kalah saat menggunakan peralatan DSS, namun pada selekcab Juli 2026 dilaga mereka menggunakan PSS.
 
Aca yang turun di sudut merah tak menorehkan rasa takut sedikitpun kala menapakkan kakinya di matras pertandingan. Dan sejalan dengannya, Audrey pun terlihat santai seolah-olah telah mengetahui pola pertarungan Aca di sore itu.
 
Bel tanda babak pertama dimulai pun berbunyi. Seluruh penonton bertepuk tangan dengan riuhnya sambil bersorak sorai menyebut nama atlit dukungannya.
 
Tendangan demi tendangan dilancarkan oleh kedua Taekwondoin kebanggaan Kabupaten Langkat tersebut. Saling serang dan membalas serangan terjadi dengan sengitnya diatas matras. Hingga pada suatu ketika di babak pertama tendangan memutar Aca berhasil mengenai kepala Audrey. Aca teriak lantang paska tendangan memutarnya berhasil mengenai Head Guard Audrey. Aura Balas Dendam yang sangat menyengat pun dikeluarkannya dengan tajam dari gerak tubuhnya paska mendaratkan tendangannya.
 
Akan tetapi perolehan 6 point atas tendangan tersebut tidak langsung diterima aca. Wasit harus dipaksa melihat Video Replay oleh pelatih Aca untuk memastikan tendangan tersebut mendarat dengan sempurna. Dan tak ayal, tendangan memutar tersebut pun dinyatakan masuk dan memberi tambahan 6 point bagi keunggulan Aca.
 
Melihat kekalahannya dalam memperoleh point, Audrey langsung memasang mode ganas menyerang Aca. Tendangan nya pun semuanya diarahkan langsung ke Head Guard Aca seolah hendak meng-KO-kan Aca dengan satu tendangan. Audrey terus mengejar dan terus membidik kepala Aca. Namun waktu yang berputar tak mampu di bendung oleh Audrey dan suporternya. Bel tanda berakhirnya babak pertama pun mengharuskan Audrey menghentikan serangannya yang sedang ganas-ganasnya. Aca pun selanjutnya dinyatakan wasit berhasil memenangkan babak pertama tersebut.
 
 
Dibabak kedua, dengan berinisiatif menyerang terlebih dahulu Audrey menyerang Aca dengan cepat dan keras. Namun, seperti sudah tau Audrey akan mengamuk, Aca terlihat sangat siap melindungi dirinya dari kaki lincah Audrey. Sembari menghindar dari serangan-serangan ganas Audrey, satu per satu point dikumpulkan oleh Aca dan mengungguli Audrey secara perlahan-lahan. Dan lagi-lagi waktupun menghentikan upaya Audrey untuk mengungguli Aca. Tak pelak, kemenangan babak kedua kembali direbut oleh Aca.
 
Bel pun berbunyi tanda Audrey harus menerima balas dendam Aca dengan kalah 2 babak sekaligus. Audrey yang terlihat lesu, berbanding terbalik dengan Aca yang terlihat menari-menari ditengah matras. Aca terlihat merasa sangat lepas, seolah dendam nya atas kekalahan terdahulu dari Audrey telah terbalaskan dengan sempurna.
 
Saat diwawancarai gerakanmerdeka.com Aca mengatakan tidak ada tips khusus dalam mengalahkan Audrey. “Kmaren hanya kurang latihan saja, dan setelah berlatih menjelang selekcab saya bisa kok mengalahkannya”, ucapnya sambil tersenyum. Aca pun mengatakan jika ada yang meragu dengan hasil pertandingan tersebut, dirinya siap untuk laga ulang dengan Audrey. “Saya siaplah laga ulang lagi kalau ada yang ragu, sudah matang kok persiapan saya”, ucap Aca. “Pasti saya menang jika laga ulang dengannya, dan sedikitpun saya tidak ragu akan hasilnya. Ayuk aja, saya siap kok”, ujar Aca penuh percaya diri. (yig)  
 
Aca Diamuk Audrey
Aca Diamuk Audrey
 
 
What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Berita Terkait

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Top